Layanan transportasi kereta di Hubei mulai beroperasi

Ilustrasi, stasiun kereta, pixabay.com

Pembukaan stasiun tersebut sebagai bentuk persiapan sebelum status isolasi atau lockdown Ibu Kota Provinsi Hubei di Wuhan yang sebelumnya dinyatakan sebagai episentrum Covid-19 dan baru dicabut pada 8 April mendatang.

Portal Berita Terupdate | JanEtes

Jakarta, JanEtes – Beberapa
stasiun kereta api di Provinsi Hubei, China, mulai melayani penumpang yang
berangkat pada Rabu (25/3/2020) setelah ditutup total sejak 23 Januari 2020
dalam upaya pengendalian dan pencegahan wabah Covid-19. Pembukaan stasiun tersebut
sebagai bentuk persiapan sebelum status isolasi atau lockdown Ibu Kota Provinsi
Hubei di Wuhan yang sebelumnya dinyatakan sebagai episentrum Covid-19 dan baru dicabut
pada 8 April mendatang.

Laporan sejumlah media lokal menyebut khusus beberapa stasiun di Wuhan baru bisa menerima kedatangan kereta api mulai Sabtu (28/3/2020), sedangkan keberangkatan tetap pada 8 April.

Baca juga : Umat Muslim di China sumbang Rp185 miliar

Kasus corona di China turun drastis pada awal Maret

Dalam 24 jam kasus corona di luar China naik hampir 11 ribu

Provinsi Hubei merupakan salah satu daerah penyumbang terbesar tenaga
kerja di China. Sekitar enam juta warga Hubei bekerja di luar daerah dan 70
persen dari mereka mudik saat libur Imlek pada Januari lalu sehingga terkurung
saat terkena lockdown. Mereka terperangkap di dalam rumah saat mudik tersebut
sehingga liburan yang panjang pun mendadak menegangkan.

Bahkan di antara mereka ada yang kehilangan pekerjaan karena tidak bisa
segera kembali atau diusir oleh pemilik rumah kontrakan di luar daerah setelah
didiskriminasi selama dua bulan.

Sejak dinyatakan tertutup, warga Wuhan dan beberapa kota di Hubei
menjadi buruan petugas di beberapa provinsi di China karena dianggap sebagai
pembawa penyakit mematikan itu.

Tentu kembalinya para pekerja dari Hubei akan memberikan perhatian
tersendiri bagi kota-kota besar di China, seperti Shanghai dan Beijing, yang
saat ini sedang mengalami tekanan banyak kasus Covid-19 yang berasal dari orang
asing yang baru kembali.

Pemerintah China juga menyatakan bahwa pengendalian dan pencegahan Covid-19
belum berakhir, meskipun pekerja dari Hubei sudah bisa kembali ke tempat
kerjanya di beberapa provinsi lain.

Sementara itu kereta cepat pertama carteran sudah mulai mengangkut para
pekerja dari Kota Xiangyang, Hubei, menuju ke Kota Yantai, Provinsi Shandong,
Rabu (25/3/2020) kemarin. (*)

Editor : Edi Faisol

Sumber: Jubi.co.id

Topic:

    Just For You